Home / Hot News

Sabtu, 28 Mei 2022 - 09:58 WIB

Bos PT DNA Pro Daniel Abe Minta Maaf, Rugikan Member dengan Aplikasi Investasi Robot Trading

Direktur Utama PT DNA Pro Akademi, Daniel Abe. (Instagram.com/@thisisdanielabe)

Direktur Utama PT DNA Pro Akademi, Daniel Abe. (Instagram.com/@thisisdanielabe)

APAKABAR NEWS РDirektur Utama PT DNA Pro Akademi, Daniel Abe akhirnya menampakkan diri ke depan publik dalam konferensi pers kasus investasi bodong robot trading DNA Pro.

Dalam kesempatan tersebut, Daniel Abe mengungkapkan permohonan maaf kepada seluruh member yang dirugikan akibat berinvestasi melalui DNA Pro.

“Saya Daniel Abe, saya selaku Direktur Utama DNA Pro, saya meminta maaf sebesar-besarnya untuk para kolega, kepada keluarga.”

“Kepada member, dan saya sudah bertanggungjawab atas semua itu sampai detik ini,” kata Daniel Abe dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Jumat 27 Mei 2022.

Baca Juga :  Walaupun Harga Minyak Goreng di Beberapa Daerah Masih Tinggi, Jokowi Buka Ekspor Kembali

Daniel Abe kemudian menjelaskan bahwa aplikasi DNA Pro mulanya merupakan aplikasi investasi robot trading yang berjalan dengan baik.

Namun, saat aplikasi ini berkembang dengan pesat dan tidak memiliki kesiapan yang cukup dalam operasionalnya.

Maka ditetapkanlah skema piramida atau ponzi dalam investasi tersebut.

“Memang berkembangnya pesat untuk member, dan ketidaksiapan sistem kami maka terjadilah skema piramida itu. Jadi, memang skema piramida itu terjadi, dan skema piramida itu terjadi uangnya memang balik ke member ke member lagi,” jelasnya.

Baca Juga :  BUMN Jor-joran Sponsori Balap MotoGP di Mandalika, Mengapa Formula E Jakarta Tidak?

Sebagai informasi, Daniel Abe menjadi salah satu pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus investasi bodong robot trading DNA Pro.

Selain Daniel Abe, terdapat 13 orang lainnya yang ikut menjadi tersangka.

Yang mana, tiga diantaranya yakni Daniel Zii, Ferawaty alias Fei, dan Devin alias Devinata Gunawan masih dalam pengejaran dan berstatus DPO.

“Fauzi alias Daniel Zii sebagai Direktur Business Development, Ferawaty alias Fei sebagai Founder tim Founder Central, dan Devin alias Devinata Gunawan sebagai Co-Founder Tim Founder 007,” kata Dirtipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Pol Whisnu Hermawan kepada wartawan.

Baca Juga :  Saatnya Indonesia Menjadi Garda Terdepan untuk Melawan dan Membasmi LGBT

Dalam kasus investasi bodong robot trading DNA Pro ini, para tersangka dijerat dengan Pasal 106 Jo. Pasal 24 dan atau Pasal 105 Jo. Pasal 9 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang perdagangan dan/atau Pasal 3, Pasal 5 Jo Pasal 10 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang pemberantasan dan pencegahan tindak pidana pencucian uang.***

Share :

Baca Juga

Hot News

Pengusaha Arab Curhat di PN Makassar Takut Berinvestsi di Indonesia, Ungkap Alasannya

Hot News

BUMN Jor-joran Sponsori Balap MotoGP di Mandalika, Mengapa Formula E Jakarta Tidak?

Hot News

Menko Mahfud MD Ingin Temui Gus Dur, Guru Besar Sekaligus Mentornya dalam Berpolitik

Hot News

Kasus Serempetan antara Expander Putih dengan Randis AD Didalami Puspomad

Hot News

Tien Kasijoen Joedosapoetro, Ibunda Tokoh Public Relations Indonesia Ida Sudoyo Telah Tiada

Hot News

Walaupun Harga Minyak Goreng di Beberapa Daerah Masih Tinggi, Jokowi Buka Ekspor Kembali

Hot News

TIdak Terlalu Berlebihan, Opini yang Sebut Anies Baswedan Hanya Kalah Jika Tak Nyapres

Hot News

Berkas Perkara 3 Tersangka Kasus Gagal Bayar KSP Indosurya Diserahkan ke Kejaksaan